Tim nasional panjat tebing Indonesia meraih dua medali pada World Climbing Asia Championship 2026 di Meishan, Tiongkok, yakni satu emas dan satu perunggu dari nomor speed. Desak Made Rita Kusuma Dewi menyumbangkan medali emas nomor speed putri setelah mencatat waktu 6,07 detik di final dan mengungguli atlet tuan rumah Zhou Yafei. Hasil tersebut sekaligus memastikan Desak meraih tiket otomatis menuju Asian Games 2026 di Aichi–Nagoya, Jepang.
Medali perunggu diraih Veddriq Leonardo pada nomor speed putra usai memenangkan laga small final dengan catatan waktu 5,15 detik. Veddriq menyatakan persiapan yang dilakukan selama Ramadan dan libur Lebaran tidak mengganggu performanya dan ia mempersembahkan kemenangan tersebut bagi masyarakat Indonesia. Selain kedua peraih medali, atlet lain seperti Aditya Tri Syahria dan Berthdigna Devi Surya Kusuma turut menyumbang tambahan kuota kualifikasi meski tidak naik podium.
Secara keseluruhan, Indonesia berhasil mengamankan delapan tiket Asian Games 2026 yang terdiri atas dua atlet speed putra, dua speed putri, dua boulder putra, serta masing-masing satu atlet lead putra dan putri. Pelatih speed putra, Galar Pandu Asmoro, menilai para atlet saat ini merupakan pilihan terbaik dengan tingkat kepercayaan diri tinggi. Kejuaraan Asia masih menyisakan nomor lead putra dan putri, sehingga Indonesia masih berpeluang menambah kuota atlet menuju Asian Games mendatang.
