CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan bahwa lima bank anggota Himbara, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, BSI, dan BTN, memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp1.100 triliun. Nilai tersebut setara dengan sekitar 10 persen dari total kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia, sehingga dinilai memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas sektor keuangan nasional.
Besarnya peran Himbara menjadi salah satu alasan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap kinerja perbankan pelat merah. Menurut Rosan, Presiden memandang Himbara bukan hanya sebagai bank milik negara, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk mendukung agenda pembangunan melalui fungsi intermediasi perbankan.
Presiden Prabowo mendorong Himbara untuk terus menjaga kinerja, memperluas pembiayaan produktif, serta mendukung sektor UMKM, komersial, dan korporasi. Namun, seluruh aktivitas perbankan tetap harus dijalankan secara profesional dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik agar kontribusi Himbara terhadap pertumbuhan ekonomi tetap sehat dan berkelanjutan.
