Harga minyak acuan dunia naik sekitar 8 % ke level tertinggi beberapa bulan terakhir. Hal ini terjadi seiring dengan peningkatan konflik Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS) yang terjadi di Timur Tengah, yang mengakibatkan kerusakan kapal tanker serta mengganggu pengiriman dari wilayah produsen minyak utama.
Brent futures mencapai US$ 82,37 per barel dan WTI naik ke US$ 72,38 per barel setelah serangan Israel ke Tehran serta balasan misil Iran yang merusak minimal tiga tanker dan menewaskan seorang awak kapal. Analis memperkirakan harga bisa mendekati US$ 100 per barel jika konflik berlarut‑larut dan mengancam Selat Hormuz, sementara OPEC+ berencana meningkatkan produksi mulai April untuk menenangkan pasar.
