Harga Minyak Kembali Naik, Bagaimana Nasib IHSG Hari Ini?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak konsolidatif pada perdagangan Jumat (13/3/2026). Usai indeks ditutup terkoreksi 0,37 persen ke level 7.362,117 Kamis. Analis pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, mengatakan support IHSG berpotensi berada di area 7.300 dan resistance di 7.420. Menurutnya, pelaku pasar saat ini masih mencermati perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada lonjakan harga minyak dunia. Jika ketegangan geopolitik mereda dan harga minyak dunia kembali stabil, peluang IHSG untuk melanjutkan rebound masih cukup terbuka.

Untuk diketahui tekanan pasar pada perdagangan Kamis terutama dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, konflik itu mendorong harga minyak dunia melonjak hingga sempat kembali menembus level psikologis 100 dollar AS per barrel. Kondisi itu membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati karena konflik di jalur distribusi minyak strategis dunia berpotensi mendorong inflasi global kembali meningkat. Jika inflasi global kembali meningkat, ekspektasi penurunan suku bunga oleh bank sentral utama juga berpotensi tertunda sehingga memicu volatilitas di pasar keuangan.

Di tengah sentimen eksternal tersebut, IHSG dinilai masih relatif terjaga karena aliran dana asing kembali mencatatkan net buy sekitar Rp905 miliar. Hal ini menunjukkan investor global masih melihat valuasi pasar saham Indonesia cukup menarik. Selain itu, posisi rupiah di pasar spot di kisaran Rp16.885 per dollar AS juga memberikan sedikit penopang terhadap sentimen pasar modal Tanah Air.

Search