Harga Elektronik Berisiko Naik akibat Gangguan Pasokan Resin

Gangguan produksi resin di Arab Saudi mulai menekan rantai pasok elektronik global. Diberitakan CNBC, Minggu (7/6/2026), masalah muncul setelah kompleks petrokimia dan industri Jubail di Arab Saudi terkena rudal Iran pada 6 dan 7 April. Serangan tersebut memperparah tekanan terhadap pasokan resin dunia. Sebelumnya, pabrik di kawasan itu sudah ditutup pada akhir Maret karena pengiriman melalui Selat Hormuz tidak memungkinkan selama konflik. Hingga kini, pabrik tersebut belum kembali beroperasi.

Para ahli memperkirakan dampak ke konsumen mulai terasa jika penghentian produksi resin berlanjut hingga musim gugur. Tekanan awal sudah terlihat pada data harga produsen April. Resin dan material plastik menjadi salah satu faktor yang mendorong harga barang olahan naik 9,4 persen secara tahunan. Kenaikan tersebut menjadi yang paling tajam dalam lebih dari tiga tahun.

Resin merupakan bahan penting dalam pembuatan papan sirkuit tercetak atau printed circuit board (PCB). Pada 2000, sekitar 30 persen PCB dunia diproduksi di AS. Saat ini, porsinya turun menjadi 4 persen. China menjadi produsen terbesar dunia. Namun, baik PCB diproduksi di AS maupun China, resin yang digunakan tetap berasal dari sumber yang sama.

Search