PEREKONOMIAN makro Indonesia pada tahun 2025 mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,11 persen (c-to-c). Hasil yang oleh banyak pihak dipandang solid dalam lanskap global yang masih penuh ketidakpastian. Angka ini tidak hanya melampaui capaian 2024 sebesar 5,03 persen, tetapi juga berada dalam kisaran proyeksi berbagai lembaga internasional dan domestik. Misalnya, Bank Dunia memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2025 di rentang 4,7-4,8 persen, sedangkan proyeksi Bank Indonesia tumbuh dikisaran 4,6-5,4 persen.
Namun, jika dibedah secara makro-strategis, angka headline tersebut menyembunyikan persoalan mendasar yang kini berimbas pada dinamika pasar modal, terutama penurunan kepercayaan investor global terhadap pasar saham Indonesia.
