Gaza Kembali Bergolak, Serangan Israel Bunuh Pemimpin Hamas

Serangan udara Israel di Gaza selatan pada Minggu (23/3/2025) menewaskan pemimpin politik Hamas, Salah Al Bardaweel, bersama istrinya. Media yang mendukung Hamas melaporkan, serangan tersebut terjadi di Khan Younis. Ledakan keras menggema di seluruh Jalur Gaza utara, tengah, dan selatan pada Minggu pagi ketika pesawat Israel menyerang beberapa target. Menurut otoritas kesehatan Palestina, setidaknya 30 warga Palestina tewas dalam serangan di Rafah dan Khan Younis.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah menegaskan, tujuan utama perang adalah untuk menghancurkan Hamas sebagai entitas militer dan pemerintahan. Ia menambahkan, kampanye baru ini bertujuan untuk memaksa kelompok tersebut menyerahkan sandera yang tersisa. Dalam insiden terpisah, sebuah pesawat Israel mengebom sebuah rumah di Rafah, melukai beberapa orang.

Kembalinya serangan udara dan operasi darat yang menghancurkan Gaza telah memicu seruan gencatan senjata dari negara-negara Arab dan Eropa. Inggris, Perancis, dan Jerman mengeluarkan pernyataan bersama yang menyerukan Israel untuk memulihkan akses bantuan kemanusiaan.

Search