Garuda Indonesia Kembalikan Dua Pesawat ke Lessor

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan mengembalikan dua unit pesawat jenis Boeing 777-300ER kepada lessor di California. Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari proses restrukturisasi dan negosiasi yang dijalankan perseroan.

Sebelumnya, Garuda Indonesia optimis proses restrukturisasi yang ditempuh akan berhasil meski hal tersebut membutuhkan waktu yang panjang. Sebab, ada 800 kreditur dan lessor yang harus dihadapi. Garuda Indonesia tercatat memiliki utang sebesar US$9,75 miliar atau setara Rp139,12 triliun (kurs Rp14.269 per dolar) sehubungan dengan implementasi Peraturan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 73.

Dengan kerja sama yang sudah terjalin lama, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra yakin para lessor dan kreditur bisa memahami kondisi Garuda yang belum bayar kewajibannya.”Dari US$9,7 miliar itu, US$5,5 miliar sebenarnya utang masa depan, makanya muncul angka US$9,75 miliar angka utangnya, besar. Selama kondisi normal kan Garuda bayar terus, ketika pandemi ini Garuda nggak mampu bayar. Rasanya kami tahu posisi mereka, mereka juga tahu posisi kita tinggal dicari formula, kata-kata dan kesepakatan apa yang bisa dicapai,” paparnya.

Search