Fitch Prediksi Pasar Modal Utang RI Sentuh 800 Miliar Dollar AS pada 2026

Fitch Ratings memperkirakan Indonesia tetap menjadi salah satu pasar sukuk terbesar di dunia. Dalam laporan terbarunya yang dirilis Rabu (6/5/2026), Fitch menilai pasar modal utang atau debt capital market (DCM) Indonesia berpotensi mencapai outstanding 800 miliar dollar AS pada akhir 2026. Pertumbuhan tersebut diperkirakan masih akan didominasi oleh penerbitan surat utang pemerintah. Selain itu, penerbitan obligasi korporasi di pasar domestik juga diproyeksikan meningkat.

Nilai outstanding pasar modal utang Indonesia mencapai 755 miliar dollar AS pada akhir kuartal I-2026 atau tumbuh 5 persen secara tahunan (year on year/yoy). Porsi sukuk terhadap total pasar modal utang juga meningkat menjadi 17,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 16,8 persen. Entitas Indonesia tercatat sebagai penerbit sukuk terbesar di dunia hingga akhir kuartal I-2026.

Meski demikian, Fitch mengingatkan masih terdapat sejumlah risiko yang membayangi pasar surat utang Indonesia. Lembaga pemeringkat global tersebut menilai potensi gagal bayar maupun restrukturisasi utang korporasi masih akan berlanjut pada tahun ini. Risiko utama mencakup volatilitas pasar domestik yang terkait dengan kekhawatiran terhadap tata kelola pasar modal, serta dampak perang Iran terhadap sentimen pasar negara berkembang dan harga minyak.

Search