FIFA Yakin Meksiko Aman Gelar Piala Dunia meski Terjadi Kerusuhan Kartel Jalisco

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan bahwa dirinya “sangat yakin” terhadap kesiapan Meksiko menjadi tuan rumah Piala Dunia, meski negara itu diguncang gelombang kekerasan akibat tewasnya pemimpin kartel narkoba pada Minggu (22/2/2026). Pernyataan itu menjadi komentar pertamanya terkait kerusuhan yang pecah setelah operasi militer menewaskan Nemesio “El Mencho” Oseguera. Kekerasan tersebut bahkan menjalar ke Guadalajara, salah satu kota tuan rumah turnamen. Adapun Piala Dunia dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli, dengan Meksiko menjadi tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada.

Infantino berbicara kepada AFP di Barranquilla, Kolombia, dua hari setelah anggota kartel mengamuk menyusul tewasnya Nemesio “El Mencho” Oseguera, pemimpin Kartel Jalisco Generasi Baru atau Jalisco New Generation Cartel (CJNG). Kekerasan meletus setelah operasi militer di sebuah peternakan dekat Guadalajara untuk menangkap El Mencho. Sedikitnya 74 orang tewas dalam operasi tersebut dan bentrokan lanjutan antara aparat keamanan dan tersangka anggota kartel.

Pemerintah menyatakan, hanya satu korban merupakan warga sipil. Gambar kekacauan dan kekerasan tersebar ke seluruh dunia kurang dari empat bulan sebelum Piala Dunia dimulai. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menegaskan tidak ada ancaman terhadap suporter yang akan datang ke Piala Dunia. Ia menyatakan, tidak ada “risiko” bagi penggemar dan situasi “secara bertahap kembali normal.”

Search