Ekonomi RI Ditarget Tumbuh 6% di 2026, Ekonom Ingatkan Ada Bahaya Ini

Pemerintah mencanangkan pertumbuhan ekonomi 5,4% dapat dicapai tahun depan. Defisit pemerintah ditargetkan turun ke 2,7% terhadap PDB dibandingkan realisasi 2025 sebesar 2,82% dari PDB. ‎Angka defisit itu dicapai berdasarkan pertumbuhan pendapatan yang kuat (14,4%) dan pengeluaran yang lebih tinggi (11,3%).

Bahkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis mencapai 6%. Menurut Purbaya, angka tersebut tidak sulit tercapai karena pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi. Salah satunya akselerasi anggaran. Purbaya ingin agar belanja fiskal bisa digelontorkan di awal-awal tahun. Kemudian, dia yakin iklim usaha akan mulai membaik sehingga mengembalikan kepercayaan investor, termasuk investor asing, terhadap Indonesia.

Meskipun demikian, ekonom UOB KayHian Suryaputra Wijaksana memiliki pandangan defisit akan di atas dari apa yang ditargetkan pemerintah. Surya memperkirakan pertumbuhan pendapatan negara diperkirakan satu digit. Sementara dari sisi pengeluaran, Surya melihat pengeluaran berpotensi kembali kurang dari target, terutama dalam transfer ke daerah, karena pemerintah terus mereformasi kebijakan pelaksanaan anggaran. Akibatnya, defisit fiskal diperkirakan 2026 berada di kisaran 2,8-3,0% dari PDB.

Search