Dorong Peningkatan Minat terhadap Pendidikan Nonformal

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menekankan pentingnya dukungan serius dari para pemangku kepentingan guna meningkatkan minat masyarakat terhadap satuan pendidikan nonformal (SPNF) yang kerap dipandang sebagai pilihan kedua. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) per 23 Agustus 2026, tingkat partisipasi pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) Paket C baru mencapai 361 dari total 9.693 SPNF yang memenuhi syarat. Angka ini mengalami penurunan yang sangat kontras dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat partisipasi sekitar 63% atau 6.128 SPNF.

Rendahnya partisipasi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah tantangan utama, seperti faktor kultural, stigma sosial yang memandang sebelah mata pendidikan nonformal, hingga kendala ekonomi dan aksesibilitas. Mayoritas peserta didik Paket C berasal dari golongan ekonomi bawah yang harus bekerja untuk membantu keluarga, sehingga kesulitan hadir secara rutin. Selain itu, masalah klasik seperti minimnya fasilitas belajar dan buruknya jaringan komunikasi lembaga turut memperlambat upaya peningkatan kualitas layanan.

Untuk mengatasi berbagai hambatan ini, Lestari mendorong strategi kolaboratif melalui sosialisasi masif dan perubahan pola pikir masyarakat. Pemerintah dan lembaga pendidikan perlu gencar mengedukasi publik bahwa ijazah Paket C setara dengan SMA serta memiliki hak yang sama untuk melanjutkan pendidikan maupun melamar pekerjaan. Di samping itu, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) juga harus diperkuat agar mampu meluluskan peserta didik yang kompeten dan siap kerja.

Search