Kementerian Keuangan memproyeksikan defisit APBN akan melebar dari outlook awal 2,78%. Meski demikian, pemerintah berkomitmen untuk tetap menjaga angka defisit tersebut di bawah ambang batas 3%.
Penerimaan pajak diproyeksikan akan mengalami shortfall atau tidak mencapai target yang telah ditetapkan. Besaran pasti shortfall ini belum dapat diungkapkan karena angkanya masih terus bergerak. Rendahnya realisasi penerimaan negara menjadi salah satu faktor utama pelebaran defisit. Hingga Oktober, defisit anggaran tercatat sebesar 2,02% terhadap PDB akibat realisasi belanja yang lebih tinggi dari penerimaan.
