Danantara Restrukturisasi Besar-besaran, 652 Perusahaan BUMN Bakal Hilang

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyebut sekitar 652 perusahaan akan hilang menyusul percepatan streamlining alias perampingan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, mengatakan hingga saat ini sebanyak 274 entitas telah ditata sebagai bagian dari transformasi pengelolaan BUMN, sehingga nanti kita hanya akan punya 250 perusahaan.

Transformasi sudah memberi dampak positif, contohnya, Pupuk Indonesia mencatat laba Rp 6,1 triliun dalam enam bulan pertama, membangun serta memperbaiki delapan pabrik, dan meluncurkan ekspor pupuk pertamanya ke Australia. BP BUMN dan Danantara berupaya menjadikan BUMN lebih sehat, adaptif, dan kompetitif melalui penyederhanaan struktur, penguatan strategi bisnis, serta peningkatan kinerja operasional untuk menambah nilai bagi perekonomian nasional.

Search