Ketahanan sektor eksternal Indonesia menghadapi tantangan baru seiring terus menyusutnya cadangan devisa di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Setelah turun selama lima bulan berturut-turut, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 tercatat sebesar US$ 144,9 miliar, menjadi level terendah sejak Juli 2024 dan menandai penurunan sekitar US$ 11,6 miliar atau 7,41% dibandingkan posisi akhir tahun lalu. Pelemahan cadangan devisa terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan stabilisasi pasar keuangan. Bank Indonesia (BI) menjelaskan, penurunan tersebut dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah serta langkah intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
