Bulog Baru Serap 190 Ribu Ton per Februari 2025

Perum Bulog telah menyerap sekitar 190 ribu ton gabah setara beras hingga akhir Februari 2025, namun masih jauh dari target penyerapan 3 juta ton yang diberikan Presiden Prabowo Subianto untuk dicapai pada April 2025. Direktur Utama Bulog, Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, menjamin stok beras nasional aman menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dengan cadangan beras mencapai 1,95 juta ton per 27 Februari 2025. Dari jumlah tersebut, mayoritas merupakan beras medium digunakan untuk penugasan pemerintah, sementara sebagian kecil adalah beras premium. Selain beras, Bulog juga memiliki stok pangan lain seperti tepung terigu, minyak goreng, gula pasir, dan telur untuk menjaga kestabilan harga.

Untuk mencapai target penyerapan, Bulog melaksanakan program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) yang menargetkan stabilisasi harga beras dengan penugasan 150 ribu ton di wilayah dengan kekurangan pasokan. Program ini berlangsung sejak 24 Februari hingga 29 Maret 2025. Novi Helmy optimistis serapan gabah akan terus meningkat dan dengan adanya tambahan anggaran Rp16,6 triliun, Bulog yakin dapat mencapai target 3 juta ton gabah dalam dua bulan ke depan.

Search