Pemerintah menyiapkan akses luas terhadap buku sejarah nasional terbaru. Upaya ini dilakukan melalui penyediaan versi digital gratis. Masyarakat diharapkan dapat menjangkaunya dengan mudah. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menargetkan buku “Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global” bisa diakses secara digital dan gratis oleh masyarakat pada Februari, setelah peluncuran pada pertengahan Desember 2025, namun tetap akan dicetak sesuai kebutuhan tertentu.
Buku cetak akan disalurkan ke lembaga yang membutuhkan. Distribusi difokuskan untuk perpustakaan nasional dan daerah. Beberapa perguruan tinggi juga masuk daftar penerima. Karya tersebut terdiri dari 11 jilid. Isinya memetakan perjalanan panjang bangsa Indonesia. Narasi dimulai dari peradaban Nusantara, interaksi global dengan India, Tiongkok, Persia, Timur Tengah, hingga Barat; masa kolonial; pergerakan kebangsaan; perjuangan mempertahankan kemerdekaan; konsolidasi negara; era Orde Baru; hingga reformasi dan konsolidasi demokrasi sampai 2024.
Peluncuran buku dilakukan sebagai upaya merawat memori kolektif bangsa. Pemerintah menempatkan sejarah sebagai fondasi jati diri nasional.
