Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan hari ini, Rabu (10/6/2026), di zona penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pergerakan ini masih sejalan dengan respons pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate pada perdagangan sebelumnya. Pelaku pasar masih merespons keputusan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50% pada Selasa (9/6/2026).
Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda dibuka di posisi Rp17.875/US$ atau terapresiasi sebesar 0,97%. Posisi ini membuat rupiah kembali turun ke bawah level psikologis Rp18.000/US$, setelah dalam beberapa hari terakhir terus berada di area Rp18.000/US$. Penguatan ini sekaligus melanjutkan kinerja positif rupiah pada perdagangan sebelumnya. Pada Selasa (9/6/2026), rupiah ditutup menguat 0,66% ke level Rp18.050/US$.
