Bos BI Tak Segan Pakai Cadangan Devisa Demi Stabilkan Rupiah

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan bank sentral siap menggunakan cadangan devisa (cadev) untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Langkah ini dilakukan guna meredam volatilitas dan memastikan pergerakan rupiah tetap sejalan dengan fundamental ekonomi. Perry mengatakan upaya stabilisasi nilai tukar rupiah didukung oleh posisi cadangan devisa yang kuat. Menurutnya, cadangan devisa Indonesia berada pada level yang lebih dari cukup untuk melakukan intervensi di pasar valas.

Dengan dukungan kebijakan tersebut, Perry optimistis pergerakan rupiah akan tetap terjaga. Ia meyakini nilai tukar rupiah tidak hanya stabil, tetapi juga berpeluang menguat ke depan. Rupiah memang tengah tertekan, terutama pada penutupan Selasa (20/1) yang berada di level Rp16.956 per dolar AS. Kondisi ini membuat rupiah berada di level terburuk sepanjang sejarah. Posisi terlemah mata uang Garuda sebelumnya terjadi pada 8 April 2025 yang tercatat Rp16.891 per dolar AS.

Search