BI Perluas Keuangan Digital ke Desa untuk Dukung Koperasi Desa dan MBG

Bank Indonesia (BI) akan memperluas ekosistem keuangan digital sampai ke desa untuk mendukung program strategis pemerintah, seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran sekaligus Asisten Gubernur BI Dicky Kartikoyono menyampaikan perluasan tersebut bertujuan untuk mendorong inklusi keuangan nasional, terutama program untuk masyarakat.

BI telah mencatat adanya lonjakan keuangan digital nasional secara signifikan bersamaan dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025-2030. Hal ini tercermin dari peningkatan volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan efektivitas layanan perbankan digital. Dicky menjelaskan saat ini volume transaksi QRIS mencapai 300 miliar transaksi per tahun, dengan nilai transaksi menyentuh Rp50 triliun. Begitu juga adopsi teknologi pada sektor perbankan yang berkembang pesat.

Meski begitu, ia juga menyebutkan terdapat berbagai tantangan terkait perluasan tersebut, seperti perlindungan ekosistem dan peningkatan literasi digital masyarakat. Ke depan, BI juga akan bersinergi dengan berbagai lembaga dan pemangku kepentingan untuk memperluas keuangan digital hingga ke desa.

Search