Penurunan suku bunga kredit perbankan berjalan lambat meskipun Bank Indonesia telah menurunkan suku bunga acuannya secara signifikan. Rata-rata bunga kredit baru hanya turun tipis sejak awal tahun hingga Oktober.
Penyebab utama lambatnya penurunan ini adalah adanya suku bunga spesial (special rate) yang diberikan perbankan kepada para deposan besar. Hal ini membuat biaya dana perbankan menjadi sulit untuk turun secara cepat.
Bank Indonesia mendorong percepatan penurunan suku bunga kredit dan meminta para deposan besar menurunkan permintaan suku bunga spesialnya. Transmisi kebijakan moneter ini telah berjalan baik pada instrumen lain seperti SBN dan SRBI, namun belum pada kredit perbankan.
