Bahlil Ungkap Alasan Harga BBM Nonsubsidi Naik

Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex dilakukan karena mengikuti mekanisme pasar sesuai regulasi yang berlaku. Pemerintah hanya mengatur harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar, sementara BBM nonsubsidi disesuaikan dengan dinamika harga global.

Kenaikan harga tersebut dinilai tidak berdampak signifikan pada masyarakat luas karena BBM nonsubsidi umumnya dikonsumsi oleh kelompok masyarakat mampu. PT Pertamina Patra Niaga juga menegaskan bahwa kebijakan ini mengacu pada Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Sementara itu, harga Pertamax dan Pertamax Green belum mengalami kenaikan karena masih dalam tahap evaluasi.

Di tengah lonjakan harga minyak dunia hingga mendekati US$100 per barel akibat konflik geopolitik global, pemerintah tetap menahan harga BBM subsidi guna menjaga daya beli masyarakat. Berbeda dengan Indonesia, sejumlah negara lain seperti Singapura, Malaysia, dan Jepang telah menaikkan harga BBM mereka mengikuti tekanan pasar energi global.

Search