ASEAN dan Ancaman Penipuan Daring

KONFERENSI Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN yang akan digelar di Kuala Lumpur pada 26 Oktober 2025 tampaknya tidak hanya akan membahas persoalan politik dan ekonomi semata. Salah satu agenda yang kini mulai mencuri perhatian publik internasional adalah isu penipuan daring (online scam). Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN, Sidharto R. Suryodipuro, menjelaskan bahwa isu ini sedang dinegosiasikan dalam rangkaian pembahasan KTT dan akan dituangkan dalam dokumen resmi bertajuk Statement on Online Scam. Menariknya, usulan pembahasan ini bukan datang dari dalam kawasan, melainkan dari Amerika Serikat, salah satu mitra strategis ASEAN. Keterlibatan AS dalam isu yang tampak “lunak” ini sejatinya menggambarkan dua hal sekaligus: pertama, kesadaran global bahwa kejahatan digital telah melampaui batas negara; dan kedua, bahwa ruang digital kini juga menjadi ajang pengaruh politik dan ekonomi antar-kekuatan besar. Namun di tengah dinamika tersebut, pertanyaan utama bagi ASEAN tetap sama: apakah kawasan ini mampu melindungi warganya dari ancaman dunia maya yang semakin kompleks?

Search