Pejabat pemerintahan Amerika Serikat mengakui bahwa sistem pertahanan udara negara itu tidak mampu mencegat semua drone serang milik Iran. Pengakuan tersebut disampaikan dalam rapat tertutup kepada para anggota Kongres di Capitol Hill, Selasa (3/3/2026). Drone serang satu arah Iran disebut menjadi tantangan besar bagi sistem pertahanan udara karena cara terbangnya yang berbeda dengan rudal balistik. Situasi ini terungkap di tengah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu kekhawatiran meluasnya perang di kawasan Timur Tengah.
