Air Kali Cisadane Belum Aman, Gudang Kimia Tak Ada Izin Lingkungan

Kualitas air di Sungai Cisadane hingga kini belum dapat dipastikan aman setelah tercemar limbah kimia jenis pestisida yang menyebabkan ribuan ikan mati. Empat hari setelah kejadian ikan mati mengambang di aliran Kali Cisadane, pemerintah daerah masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan tingkat pencemaran air tersebut. Hasil pengujian dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang dan Kementerian Lingkungan Hidup baru dapat diketahui sekitar 12 hari setelah proses pengambilan sampel dilakukan.

Warga pun diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang memanfaatkan air Kali Cisadane secara langsung, Selain itu, upaya menetralisasi kondisi air saat ini masih mengandalkan proses alami, yakni dengan mempercepat aliran air menuju laut guna mengurangi konsentrasi zat pencemar.

Sementara itu,  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan mengaku tidak menemukan dokumen izin lingkungan milik gudang kimia di kawasan Taman Tekno, Setu, yang terbakar dan diduga menyebabkan pencemaran hingga ke Sungai Cisadane. Kepala DLH Tangsel Bani Khosyatullah mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan internal terhadap dokumen lingkungan yang terdaftar. Namun, hingga kini tidak ada dokumen atas nama gudang tersebut di data DLH.

Search