Ahli: Peran Orang Tua Penting untuk Menjaga Kesehatan Mental Anak

Tumbuh kembang anak tidak hanya dipengaruhi oleh pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga oleh kesehatan emosional dan kualitas hubungan dengan orang tua. Berdasarkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari Kementerian Kesehatan, sekitar 10 persen atau 700 ribu dari tujuh juta anak yang diperiksa terdeteksi mengalami gejala kecemasan dan depresi. Temuan ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dan emosional anak di tengah perubahan pola hidup dan perkembangan teknologi.

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dr. Erfenes, menegaskan bahwa investasi kesehatan anak dimulai sejak masa kehamilan. Kondisi fisik dan emosional ibu menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak, sementara keterlibatan ayah sejak masa prakehamilan hingga setelah persalinan dapat membantu mengurangi stres ibu, meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif, serta menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak. Sementara itu, dokter spesialis anak dr. S. Tumpal Andreas menekankan pentingnya stimulasi yang sesuai usia agar anak dapat berkembang, percaya diri dan menemukan potensinya sejak dini.

Psikolog Ajeng Raviando menyatakan bahwa kualitas hubungan antara orang tua dan anak menjadi kunci dalam membangun rasa percaya diri dan keberanian anak untuk bereksplorasi. Menurutnya, kedekatan emosional ditentukan oleh kualitas interaksi, bukan sekadar lamanya waktu bersama, sehingga anak yang bahagia berawal dari orang tua yang bahagia. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Konicare Happy Kids Academy 2026 yang menghadirkan edukasi bagi orang tua serta berbagai aktivitas interaktif untuk mendukung perkembangan anak.

Search