Negara anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) telah menyelenggarakan konferensi tingkat tinggi (KTT) perdana di Washington, Amerika Serikat, pada Kamis (19/2). KTT ini dihadiri 27 perwakilan anggota tetap termasuk Presiden RI Prabowo Subianto dan 22 observer atau pengamat. Panglima Pasukan Stabilisasi Internasional Mayor Jenderal Jasper Jeffers mengatakan ada lima negara anggota BoP yang akan menjadi pionir atau mengirim pasukan pertama ke Gaza. “Saya dengan bangga mengumumkan lima negara pertama yang akan mengirim personel untuk bertugas di ISF yakni Indonesia, Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania,” kata Jeffers dalam KTT BoP.
Jeffers juga menjelaskan dua tujuan utama pasukan perdamaian ini di Gaza. Pertama memastikan keamanan serta stabilitas di wilayah tersebut terjaga dengan baik, dan kedua memastikan pemerintah sipil terbentuk. Jeffers mengumumkan Indonesia bersedia menjadi wakil komandan ISF. Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto yang turut hadir dalam KTT menegaskan posisi dan kesiapan Indonesia. “Pencapaian gencatan senjata ini nyata. Kami siap mengerahkan pasukan untuk berperan aktif dalam Pasukan Stabilitas Internasional untuk memastikan perdamaian ini berhasil,” kata dia.
Trump mengumumkan AS menyumbang US$10 miliar atau sekitar Rp168 triliun untuk merekonstruksi Gaza, demikian dikutip Al Jazeera. Negara seperti Kazakhstan, Azerbaijan, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Kuwait, Uzbekistan, Maroko, Bahrain, dan Qatar turut menyumbang sebesar US$7 miliar atau sekitar Rp118 triliun.
