2000 Taruna TNI-Polri Siap Dampingi Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Kementerian Sosial melibatkan 2.000 taruna TNI-Polri dan 365 perwira untuk memperkuat pembinaan karakter siswa di 178 Sekolah Rakyat. Program pendampingan ini dilaksanakan secara serentak pada 3-7 Agustus 2026 dengan tujuan membantu siswa beradaptasi di masa awal pembelajaran sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemandirian.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan para taruna akan berperan sebagai kakak asuh, teman belajar, dan figur teladan bagi siswa. Mereka diharapkan dapat menanamkan disiplin positif, kepedulian sosial, cinta tanah air, serta mendorong siswa mengenali potensi diri, bekerja sama, dan berani mencoba hal-hal baru.

Menurut Gus Ipul, seluruh kegiatan pendampingan dirancang melalui pendekatan edukatif dan inspiratif yang mengutamakan kepentingan terbaik siswa. Ia berharap Program Sekolah Rakyat tidak hanya menghasilkan siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki mental tangguh, percaya diri, bertanggung jawab, menghargai sesama, dan bangga menjadi anak Indonesia. Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Panglima TNI, Kapolri, dan Menteri Pertahanan atas dukungan terhadap program tersebut.

Search