2.940 Data Anomali Peserta UTBK SNBT 2026 Ditemukan, Ada Pidana Bagi yang Curang

Pelaksanaan hari pertama UTBK SNBT 2026 pada 21 April berhasil mengungkap sejumlah praktik kecurangan di berbagai pusat ujian. Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, menyebut panitia telah memetakan 2.940 data anomali dari total 871.496 peserta bahkan sebelum ujian berlangsung. Data tersebut menjadi dasar pengawasan ketat guna mencegah upaya kecurangan sejak awal pelaksanaan.

Pengawasan diperketat terutama bagi peserta yang memilih program studi kedokteran dan kedokteran gigi, karena sekitar 99 persen kasus kecurangan pada UTBK 2025 berasal dari pendaftar kedua prodi tersebut. Karena itu, peserta dengan pilihan prodi tersebut dijadwalkan mengikuti ujian pada hari pertama dan kedua agar pengawasan dapat dilakukan lebih optimal.

Panitia menemukan empat modus kecurangan utama, yakni penggunaan joki dengan identitas berbeda, manipulasi foto pendaftaran, penyembunyian alat elektronik di dalam telinga, serta indikasi sindikat kecurangan terorganisir. Eduart menegaskan pelaku tidak hanya akan masuk daftar hitam, tetapi juga berpotensi diproses hukum. Sanksi tegas juga berlaku bagi panitia internal yang terbukti terlibat, sebagai bentuk komitmen menjaga integritas seleksi nasional masuk perguruan tinggi.

Search