KEGIATAN

Pemerintah Tegaskan Takkan Ekspor Energi Baru Terbarukan

Pemerintah Indonesia menegaskan tidak akan mengekspor Energi Baru Terbarukan (EBT) ke luar negeri. Langkah itu diambil untuk mengutamakan kebutuhan domestik mengingat bauran listrik dari energi bersih secara nasional masih berada pada angka 11,7 persen. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan larangan ekspor energi baru terbarukan itu sama

Selengkapnya »

Kontribusi Ekspor UMKM Masih Rendah, Pengamat: E-commerce Bisa Jadi Solusi

Pasar ekspor UMKM Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, namun potensi ini masih terhambat berbagai faktor. Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani, saat menjadi pembicara dalam acara “500K Eksportir Baru Memacu Ekspor UKM” pada April lalu, menyebutkan lima hambatan utama yakni pengetahuan terkait legalitas, pembiayaan, pendampingan, produksi, hingga pemasaran. Hingga

Selengkapnya »

BUMN Jadi Motor Penggerak Pengembangan Panas Bumi

BUMN diharapkan menjadi motor penggerak utama pengembangan panas bumi di Indonesia. Dengan cadangan banyak dan salah satu yang terbesar di dunia, pemanfaatan panas bumi harus dilakukan secara optimal di tengah transisi energi dari fosil ke energi baru terbarukan. Tentu keberadaan BUMN sangat kita harapkan bisa akselerasi lebih cepat pengembangan panas

Selengkapnya »

Industri Tekstil Tumbuh Lampaui Proyeksi

Industri mulai bergairah. Itu terlihat dari pertumbuhan positif pada kuartal pertama tahun ini. Padahal, sejak pandemi, Badan Pusat Statistik (BPS) mendata industri pakaian jadi dan tekstil nasional mengalami kontraksi atau pertumbuhan negatif. Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI) mencatat industri tekstil dan produk tekstil (TPT) tumbuh 12,45 persen

Selengkapnya »

RI Gandeng Yordania Amankan Bahan Baku Pupuk

Pemerintah Indonesia terus berupaya mengamankan pasokan bahan baku pupukdomestik guna menjaga ketahanan pangan nasional. Salah satunya dengan mengawal kerja samaantara PT Pupuk Indonesia (PI Persero) dan perusahaan asal Yordania, Jordan Phosphate Mines Co Pic (JPMC). PI akan mendapat pasokan fosfat, yang merupakan bahan baku pupuk NPK, dari JPMC.

Selengkapnya »

Boom Komoditas dan Energi,Pedang Bermata Dua

Untuk negara penghasil sumber daya alam (SDA), seperti Indonesia, kenaikan harga komoditas dan energi akan meningkatkan ekspor, yang pada gilirannya mendorong pertumbuhan ekonomi. Ini yang disebut wealth effect. Sayangnya, kenaikan ini hanya terjadi di satu sektor: SDA. Jika boom SDA ini terjadi cukup panjang, investasi dan faktor produksi akan berpindah

Selengkapnya »

Hari Ini Subsidi Minyak Goreng Curah Resmi Dihentikan

Kementerian Perindustrian resmi mencabut program subsidi minyak goreng curah mulai hari ini, Selasa (31/5/2022). Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika mengatakan, keputusan penghentian program subsidi minyak goreng curah ini dicabut menyusul dikeluarkannya dua aturan Kementerian Perdagangan yaitu Permendag Nomor 30 Tahun 2022 yang mengatur ketentuan ekspor CPO dan turunan lainnya serta Permendag Nomor 33 Tahun 2022 tentang Tata Kelola Minyak Goreng Curah Sistem DMO-DPO.

Selengkapnya »

Ketahanan Energi Asean Rentan

Ketergantungan Asia Tenggara terhadap bahan bakar fosil untuk memenuhi permintaan energi memicu kerentanan kawasan tersebut khususnya saat krisis seperti sekarang ini. Sejumlah upaya perlu dilakukan oleh negara-negara di kawasan ini untuk menjaga ketahanan energinya. Hal tersebut terungkap dalam laporan Badan Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA) yang bertajuk Southeast

Selengkapnya »

Waspadai Panen Restriksi Pangan

Restriksi pangan kian marak di tengah ancaman kenaikan inflasi pangan dan energi global. Anomali cuaca, perlindungan petani dan konsumen, perang, dan upaya memerangi kartel menjadi alasan utama memproteksi perdagangan. Sejumlah negara yang membatasi ekspor beberapa komoditas pangan antara lain Rusia, Ukraina, Indonesia, India, Malaysia, Argentina, Serbia, dan Kazakhstan. Dalam sejumlah

Selengkapnya »

15.820 Nelayan Terdampak Rob

Ketua Harian DPP Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Dani Setiawan menyatakan, total 15.820 nelayan terdampak banjir dan cuaca ekstrem dalam seminggu terakhir. KNTI menyebutkan, lebih dari 3.226 pembudi daya ikan dengan total luas lahan 31.900 hektare terdampak banjir rob. Kerusakan juga dialami para petambak garam seperti yang terjadi di Jepara.

Selengkapnya »
Search