KEGIATAN

Prediksi Meleset, Lifting Minyak Jelang Tutup 2025 Masih Kurang 175 Barel

Capaian lifting minyak Indonesia tercatat sedikit di bawah target APBN akibat sejumlah kendala operasional. Penyebab utamanya adalah insiden pipa bocor di beberapa wilayah serta gangguan pasokan listrik yang sempat mengurangi produksi. Pemerintah berupaya mencapai target dengan memaksimalkan produksi dari sumur-sumur baru. Selain itu, pengangkutan minyak untuk sementara dialihkan menggunakan truk

Selengkapnya »

BNPB: TNI, Polri Kerja Hingga 20 Jam Sehari Percepat Pemulihan Pascabencana

Pemerintah mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan mengerahkan personel dan peralatan secara maksimal. Petugas gabungan bekerja secara intensif untuk membersihkan wilayah terdampak demi memulihkan aktivitas masyarakat. Fokus utama pemulihan adalah pembukaan kembali akses darat yang terputus di Aceh. Upaya ini mencakup perbaikan jembatan hingga pembangunan

Selengkapnya »

Tingkatkan Pengawasan, Bea Cukai Tata Ulang Laboratorium dan Pangkalan Operasi

Direktorat Bea dan Cukai meningkatkan pengawasan dengan menata ulang dua unit teknisnya, yakni Balai Laboratorium Bea dan Cukai (BLBC) dan Pangkalan Sarana Operasi (PSO). Penataan ini dilakukan untuk menjawab tantangan pengawasan yang semakin dinamis, seperti meningkatnya modus pelanggaran dan kompleksitas lalu lintas barang. Penataan pada BLBC meliputi peningkatan kelas laboratorium

Selengkapnya »

Kemenkeu Bakal Terapkan Bea Keluar Batu Bara, Apa Dampaknya ke PTBA dan ADRO?

Kementerian Keuangan merancang aturan bea keluar batu bara sebagai upaya holistik untuk mengoptimalkan penerimaan negara dan memastikan nilai tambah sumber daya alam. Kebijakan ini diharapkan dapat menambah pendapatan negara secara signifikan. Para emiten batu bara masih memonitor perkembangan dan menunggu kepastian regulasi resmi dari pemerintah. Dampak kebijakan terhadap industri dan

Selengkapnya »

Strategi Purbaya Taruh Rp 200 Triliun di Perbankan Belum Jitu Tekan Bunga Kredit

Pemerintah menempatkan dana kas negara di perbankan milik negara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas agar perbankan menurunkan suku bunga kreditnya. Meskipun likuiditas melimpah, kebijakan ini belum efektif menurunkan suku bunga kredit yang penurunannya masih lambat. Namun, kebijakan tersebut terbukti mampu menurunkan suku bunga dana seperti

Selengkapnya »

Risiko Cuaca Ekstrem Meningkat, Indonesia Belum Punya Climate Data Center

Perspective Forum Center for Strategic Development Studies (CSDS) oleh Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI) menyoroti belum adanya climate data center nasional secara khusus yang didedikasikan untuk perubahan iklim, sehingga masih bergantung pada data global. Ketiadaan data beresolusi tinggi ini menyulitkan pemahaman risiko kebencanaan secara presisi di tingkat wilayah. Peringatan

Selengkapnya »

Jurus Menkeu Purbaya Jaga Defisit APBN Tak Tembus 3%

Pemerintah menghadapi risiko pelebaran defisit APBN melampaui batas aman 3% terhadap PDB akibat penerimaan negara yang diperkirakan tidak mencapai target. Hal ini membuat ruang gerak fiskal pemerintah semakin menyempit untuk membiayai belanja negara. Kementerian Keuangan menerapkan beberapa langkah taktis untuk menjaga defisit APBN, di antaranya menggunakan Saldo Anggaran Lebih (SAL)

Selengkapnya »

Transaksi Nataru 2025/2026 Diprediksi Naik 50% Seiring Mobilitas Warga

Periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diperkirakan akan mendorong pertumbuhan ekonomi digital seiring meningkatnya mobilisasi masyarakat. Volume transaksi sistem pembayaran diproyeksikan tumbuh signifikan, dengan lonjakan didominasi oleh penggunaan QRIS pada sektor pendukung perjalanan. Untuk mengantisipasi lonjakan transaksi, industri pembayaran melakukan konsolidasi strategis untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan operasional sistem.

Selengkapnya »

Defisit APBN Bengkak Jadi Rp 560 M per November, Pendapatan Negara Baru 82%

Defisit APBN per November 2025 tercatat sebesar Rp 560,3 triliun atau setara 2,35% terhadap PDB. Angka defisit ini melebar dibandingkan bulan sebelumnya, namun masih dinilai dalam batas yang terkendali sesuai desain APBN. Defisit tersebut terjadi karena realisasi belanja negara mencapai Rp 2.911,8 triliun, lebih tinggi dibandingkan pendapatan negara yang tercatat

Selengkapnya »

Jumlah Investor Pasar Modal RI Tembus 20 Juta, Lebih Cepat dari Target BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal telah melampaui 20 juta, sebuah pencapaian yang terwujud lebih cepat dari target. Pertumbuhan signifikan ini terutama didorong oleh lonjakan jumlah investor saham. Peningkatan jumlah investor ini merupakan hasil dari efektivitas strategi literasi, inklusi, dan digitalisasi edukasi oleh BEI. Keberhasilan tersebut didukung

Selengkapnya »
Search