Jokowi Minta Jajarannya Waspadai Potensi Krisis karena Situasi Global Tak Stabil

Pelambatan ekonomi global menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi mengingatkan seluruh jajarannya untuk tetap waspada dalam menghadapi situasi global yang masih tidak stabil. Jokowi bilang, berbagai lembaga internasional memprediksi perlambatan ekonomi global. “Ini juga harus betul-betul kita lihat IMF memberikan angka 2,8%, World Bank memberi angka 2,1%, dan OECD 2,6%. Dan juga kenaikan tingkat suku bunga global ini hati-hati, inflasi global juga masih relatif tinggi,” ujarnya dalam pengantar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (3/7).

Jokowi mengingatkan seluruh jajarannya untuk waspada terhadap potensi krisis dengan mengutamakan kepentingan masyarakat dan nasional. Ia mengimbau untuk dapat mengantisipasi dan memproyeksikan agar pendapatan negara tidak terganggu. “Kalau kita lihat penerimaan pajak tidak setinggi tahun lalu, penerimaan kepabeanan dan PNBP juga terpengaruh karena harga komoditas yang tidak setinggi tahun lalu. Oleh sebab itu kita agar faham risiko dan semuanya harus kita kelola sebaik mungkin,” tuturnya.

Selanjutnya, ia mengingatkan untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tumbuh positif di semester kedua. Selain itu, Jokowi menekankan untuk terus menjaga inflasi di daerah dan pastikan capaian investasi sesuai target. “Jaga inflasi di daerah dan pastikan capaian investasi sesuai target, ini kunci. Kemudian untuk pangan pastikan ketersediaan pupuk tepat sasaran. Dan jaga stabilitas moneter dan stabilitas sektor perbankan ini juga sangat penting,” tuturnya.

Search