Timteng Makin Panas, Saudi Tembak 50 Serangan Balas Houthi Yaman

Kelompok Houthi Yaman melaporkan Arab Saudi melancarkan 58 serangan dalam 24 jam pada Minggu (13/9), setelah Houthi menyerang pangkalan militer Saudi. Sebagian serangan Saudi menyasar wilayah Saada yang merupakan basis Houthi serta perbatasan Distrik Monabbih. Houthi menyebut serangan tersebut sebagai bagian dari eskalasi konflik yang kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Ketegangan meningkat setelah Houthi melakukan serangkaian serangan rudal dan drone terhadap Saudi, termasuk yang menyebabkan sejumlah fasilitas minyak terbakar dan sedikitnya 73 orang terluka. Houthi mengklaim serangannya merupakan balasan atas serangan militer Yaman yang didukung Saudi terhadap Bandara Sanaa pada 13 Juli. Konflik juga berkaitan dengan blokade dan serangan Houthi terhadap kapal-kapal di Laut Merah, terutama di sekitar jalur strategis Selat Bab al-Mandab.

Arab Saudi telah mendukung pemerintah Yaman dalam menghadapi Houthi sejak 2015, setelah kelompok tersebut menguasai Sanaa pada 2014. Meskipun gencatan senjata sempat tercapai pada 2022 melalui mediasi PBB, pertempuran kembali meningkat sejak Juli 2026. PBB melaporkan eskalasi dalam beberapa pekan terakhir telah menyebabkan hampir 86.000 orang mengungsi, sementara lebih dari 2.000 orang dilaporkan telah mencapai Djibouti.

Search