TNI mengerahkan sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista), termasuk kapal perang, helikopter, dan pesawat, untuk mendukung operasi SAR terhadap KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan diduga akibat cuaca buruk di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026). TNI AL mengerahkan beberapa KRI, kapal angkatan laut, pesawat CN-235 MPA, serta helikopter untuk melakukan penyisiran laut dan pemantauan udara guna memperluas jangkauan pencarian.
Operasi SAR dilaksanakan secara terpadu bersama Basarnas dan sejumlah instansi terkait, antara lain Kantor SAR Banjarmasin, KSOP, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, Distrik Navigasi, dan Pelindo. TNI menyatakan akan terus mengoptimalkan seluruh unsur yang dikerahkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan sebagai bagian dari dukungan terhadap operasi kemanusiaan.
KM Virgo Transport 8 diketahui sedang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan membawa 243 orang, terdiri atas 213 penumpang dan 30 kru. Hingga pukul 15.30 WIB, sebanyak 114 orang telah dievakuasi, dengan 98 orang selamat dan 6 orang meninggal dunia. Dengan demikian, sekitar 129 orang masih dalam pencarian.
