Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menggelar Program Penguatan Nasionalisme siswa/i KKRI menuju Generasi Emas 2026 yang diikuti 121 siswa dari Jakarta, Bogor, Tangerang, Tangerang Selatan, Depok, dan Bekasi. Kegiatan berlangsung di Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Jawa Barat, selama satu bulan, mulai 5 September hingga 6 Oktober 2026.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menegaskan program tersebut bukan Komponen Cadangan (Komcad), rekrutmen, maupun pendidikan militer. Program ditujukan untuk membentuk karakter generasi muda melalui pembinaan bela negara, wawasan kebangsaan, Pancasila, sejarah perjuangan bangsa, kedisiplinan, mental dan jasmani, serta keterampilan seperti literasi digital, IT, dan desain grafis. Peserta juga mendapat pemahaman mengenai bahaya narkoba dan terorisme.
Dari 151 peserta yang direncanakan, sebanyak 121 siswa hadir mengikuti pembekalan, sementara lainnya tidak hadir karena alasan kesehatan, keluarga, atau hasil verifikasi data. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut program tersebut dilaksanakan Kemenhan bersama Polda Metro Jaya dan melibatkan pelajar dari sejumlah wilayah Jabodetabek. Dari DKI Jakarta sendiri, Disdik sebelumnya menugaskan 29 pelajar, tetapi hanya 27 yang mengikuti pembekalan.
