Kemenkes Wanti-wanti, Abu Vulkanik Anak Krakatau Ancam Kesehatan Warga

Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mencapai wilayah Jabodetabek dan sekitarnya meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat.  Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta warga mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan perlindungan ketika harus beraktivitas di luar. Gunung Anak Krakatau saat ini berada dalam kondisi Siaga III. Abu vulkanik dari erupsi telah mencapai sejumlah wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan debu. Dampaknya tidak hanya menyasar saluran pernapasan. Kemenkes mencatat paparan abu vulkanik juga dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kulit. Abu yang terhirup dapat memicu batuk, sesak napas, infeksi saluran pernapasan akut, hingga kambuhnya asma dan iritasi tenggorokan.

Search