Harga ayam broiler yang kembali melonjak menjadi angin segar bagi kinerja emiten sektor unggas. Penguatan harga jual ayam diperkirakan mampu menopang pemulihan margin dan mengimbangi kenaikan biaya pakan, sehingga prospek laba emiten di sektor tersebut semakin positif.
Analis Indo Premier Sekuritas, Andrianto Saputra dan Nicholas Bryan, memperkirakan harga broiler tahun ini dapat bertahan kuat di level Rp 21.300 per kilogram (kg), naik 10,5% secara tahunan. Bahkan, harga broiler telah mencapai Rp 24.200 per kg, sementara rata-rata harga pada Juli-Agustus berada di Rp 21.300 per kg atau naik sekitar 20% dibandingkan rata-rata kuartal II 2026.
