Survei terbaru menunjukkan kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran menurun, dengan 51 persen responden menyatakan puas dan 46,9 persen menyatakan tidak puas. KH Ma’ruf Amin menilai semangat dan program transformasi pemerintah sudah baik, tetapi pelaksanaannya masih perlu diperbaiki agar tidak terjadi penyimpangan maupun korupsi. Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat serta tahapan program yang tidak dijalankan secara terburu-buru.
Ma’ruf Amin juga mengingatkan agar pemerintahan berjalan dengan satu visi, sehingga tidak muncul “matahari kembar” antara presiden dan wakil presiden. Menurutnya, wapres harus menjalankan peran sesuai kewenangan yang diberikan presiden, bukan bertindak seolah-olah presiden. Hal ini penting untuk menjaga soliditas pemerintahan dan kepercayaan publik.
Para pengamat menilai masukan Ma’ruf Amin relevan sebagai bahan evaluasi. Pemerintah perlu memastikan program strategis dijalankan tepat sasaran, transparan, dan bebas dari penyimpangan. Soliditas internal antara presiden, wapres, dan jajaran kabinet menjadi kunci agar pemerintahan terlihat efektif, mampu memenuhi janji-janji, serta mengembalikan kepercayaan publik.
