Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono telah menutup Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan memecat Kepala dapur SPPG yang menjadi akar keracunan massal di Kabupaten Jayapura, Papua. Selain itu, Sudaryono mengatakan telah mengirimkan tim untuk melakukan investigasi hal yang menyebabkan ratusan pelajar keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, hal tersebut penting agar tidak mengulangi kejadian yang sama di Bumi Cendrawasih.
SPPG yang ditutup sementara dikelola oleh Yayasan Kasih Iman Samuel Papua milik Edison Awoitauw, Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Gerindra Jayapura; program MBG tetap berlanjut karena penerima manfaat akan dialihkan ke SPPG sekitarnya. Investigasi awal menunjukkan pelanggaran prosedur operasional, di mana MBG dimasak pada pukul 19.00 WIT dan disajikan lebih dari 12 jam kemudian, melebihi batas maksimum konsumsi 6 jam yang ditetapkan BGN, sehingga makanan menjadi rusak dan menyebabkan keracunan.
