Indef Ungkap Anomali Ekonomi RI: Perdagangan Naik 6,39 Persen, tapi Serapan Tenaga Kerja Turun

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyoroti adanya anomali dalam struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026. Meski sektor perdagangan mencatat pertumbuhan tinggi sebesar 6,39 persen, sektor tersebut justru mengalami penurunan penyerapan tenaga kerja. Direktur Pengembangan Big Data Indef Eko Listiyanto mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu catatan penting di balik pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,29 persen secara tahunan (year on year/yoy). Selain anomali di sektor perdagangan, Eko juga menilai kualitas pertumbuhan ekonomi nasional masih rapuh. Ia menyebut pertumbuhan konsumsi rumah tangga masih sangat bergantung pada stimulus fiskal pemerintah.

Search