Satelit Lampung-1 Meluncur dari China, Jadi Tonggak Transformasi Digital Lampung

Provinsi Lampung bersiap mencatat sejarah baru di bidang teknologi antariksa. Jika tidak ada perubahan jadwal, Satelit Lampung-1 akan meluncur ke orbit pada 5 Agustus dari laut lepas pantai Shandong, China.

Peluncuran ini menjadi tonggak baru transformasi digital Lampung melalui pemanfaatan teknologi satelit untuk mendukung pembangunan berbasis data. Satelit Lampung-1 dikembangkan melalui kerja sama Pemerintah Provinsi Lampung dengan perusahaan antariksa asal China, STAR.VISION. Peluncuran ini merupakan tindak lanjut kerja sama dengan Oriental Maritime Space Port di Shandong pada 2025, sekaligus bagian dari transformasi digital Lampung berbasis AI dan Big Data.

Satelit ini dibekali teknologi pencitraan hiperspektral multi-band yang dipadukan dengan Artificial Intelligence (AI), memungkinkan analisis data dilakukan langsung di orbit sehingga informasi lebih cepat, akurat, dan siap dimanfaatkan untuk sektor kelautan, pertanian, pengelolaan lingkungan, serta pengembangan industri berbasis data.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa Lampung-1 bukan sekadar pencapaian teknologi, melainkan instrumen strategis untuk menghasilkan data akurat sebagai dasar kebijakan pembangunan.

Search