Malaysia Selidiki Pilot Penyelundup Narkoba ke RI Bisa Lolos di KLIA

Otoritas Malaysia menyatakan pihaknya tengah melakukan investigasi menyeluruh berkaitan kasus kopilot asal Malaysia berinisial MSO yang tertangkap membawa 26 kilogram ekstasi dari Malaysia sampai ke Indonesia. Investigasi dilakukan kepolisian Malaysia (PDRM), Kementerian Perhubungan Malaysia (MOG), Badan Pengawasan dan Perlindungan Perbatasan Malaysia (AKPS) serta Grup Aviasi Malaysia (MAG). Dirjen AKPS Mohd Shuhaily Mohd Zain mengakui MSO berhasil lolos menjalani semua pemeriksaan yang diperlukan di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA). Dalam konferensi pers di terminal satu KLIA, Minggu (2/8) kemarin, dia mengatakan dari penelusuran pihaknya pilot tersebut telah menjalani semua pemeriksaan yang diperlukan sebelum naik pesawat pada 28 Juli kemarin.Namun, pihaknya kaget ketika tahu petugas bea cukai di Jakarta menemukan 14 bungkus Ecstasy–lebih dari 70.000 tablet–di dalam koper pilot, dan 4 gram metamfetamin di tas tangannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di Kuala Lumpur, Malaysia, polisi setempat masih menyelidiki cara pilot tersebut lolos dari pemeriksaan Bandara Internasional Kuala Lumpur. Shuhaily menegaskan setiap kru penerbangan di Malaysia melalui pemeriksaan ketat di bandara. Dia pun memastikan Otoritas Malaysia tidak akan berkompromi apabila ada keterlibatan oknum petugas yang membantu MSO dapat melenggang dari KLIA dengan narkobanya terbang ke Indonesia.

Search