Cuma 13 Persen yang Nilai Kondisi Politik Nasional Baik

Lembaga riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melalui studi bertajuk Kondisi Ekonomi Politik dan Approval Rating Presiden dengan rentang waktu 5-19 Juli 2026 menyatakan sebanyak 42,8 persen publik menilai kondisi politik saat ini buruk.

Survei SMRC menemukan selama sembilan bulan terakhir terjadi kenaikan persepsi negatif warga atas kondisi politik. Persepsi negatif atas situasi politik ini melonjak dari hasil survei pada November 2025 lalu yang berada di angka 23 persen. Persepsi negatif meningkat dari 23% menjadi 28,1%, dan mencapai 42,8% pada periode yang sama. Sebaliknya, persepsi positif turun tajam dari 35,8% pada November 2025 menjadi 27,1% pada Februari–Maret 2026, lalu merosot lagi ke 13,5% pada Juli 2026.

Survei juga menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto turun signifikan dari 81,2% pada November 2025 menjadi 51,1% pada Juli 2026, sementara ketidakpuasan naik dari 16% menjadi 46,9%. Penurunan ini, menurut Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani, erat kaitannya dengan memburuknya persepsi warga terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum.

Search