Menteri Digital Singapura: Kami Tak Ingin Manusia Tersingkir karena AI

Pemerintah Singapura menjanjikan perkembangan kecerdasan buatan atau AI tak akan menyingkirkan manusia. Jiran Indonesia itu akan menjadikan AI jadi mitra yang mampu menggenjot produktivitas manusia. Hal tersebut disampaikan Menteri Pengembangan Digital dan Informasi Singapura Josephine Teo saat berbincang bersama sejumlah jurnalis Indonesia awal pekan lalu. Menurutnya, keberadaan AI harus tetap berpusat kepada manusia. Josephine Teo menegaskan AI harus berpusat kepada manusia, menjadi asisten, rekan tim, dan kolaborator, bukan menggantikan manusia. Pemerintah Singapura berkomitmen agar AI bekerja untuk melayani manusia dan tidak menyingkirkan tenaga kerja.

Singapura mengadopsi pendekatan tidak menganggap enteng dan tidak berasumsi. Pemerintah menekankan bahwa orang yang memiliki kemampuan AI akan menggantikan yang tidak, sehingga fokus pada penguasaan AI melalui kebijakan pelatihan, insentif korporasi, dan peningkatan kompetensi perusahaan.

Singapura menetapkan tiga arah utama: menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap AI, menjaga kohesi sosial, serta memastikan pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan melalui pemanfaatan kecerdasan buatan.

Search