Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak para kreator konten TikTok berperan aktif membangun budaya hidup sehat melalui media sosial. Menurutnya, platform digital memiliki pengaruh besar dalam membentuk perilaku masyarakat, sehingga tren makanan sehat perlu dijadikan gaya hidup yang menarik dan memicu fear of missing out (FOMO). Ajakan tersebut disampaikan saat peluncuran program Makan Dengan Makna, hasil kolaborasi Kementerian Kesehatan dan TikTok Indonesia untuk meningkatkan literasi gizi dan pola hidup sehat.
Budi menekankan bahwa perubahan gaya hidup menjadi kunci untuk menekan angka penyakit tidak menular seperti stroke, penyakit jantung, kanker, dan gangguan ginjal yang banyak dipicu oleh pola makan tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik. Kerja sama kedua pihak juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat edukasi mengenai gizi seimbang, Isi Piringku, dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sejalan dengan temuan Survei Kesehatan Indonesia 2023 yang menunjukkan 96,7 persen masyarakat belum memenuhi anjuran konsumsi buah dan sayur harian.
Melalui program Makan Dengan Makna, TikTok menghadirkan berbagai kampanye, termasuk Makan Lokal yang menampilkan sesi memasak bersama kreator menggunakan bahan pangan lokal sebagai inspirasi menu sehat. Selain itu, TikTok bekerja sama dengan Foodbank of Indonesia dengan menyalurkan donasi sebesar 200 ribu dolar AS untuk menyediakan lebih dari 80 ribu porsi makanan bergizi bagi masyarakat rentan, sekaligus memperluas edukasi mengenai gizi seimbang dan pemanfaatan pangan lokal.
