Defisit Perdagangan Pertama Indonesia Selama 72 Bulan

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan defisit perdagangan sebesar US$1,61 miliar pada Mei 2026. Ini adalah defisit perdagangan pertama sejak April 2020 dan tercuram sejak April 2019 yang sebesar US$2,3 miliar. Defisit perdagangan ini menjadi salah satu alarm tertekannya industri manufaktur tanah air. Ini tidak hanya tercermin di neraca perdagangan, tetapi juga pada indeks PMI Manufaktur Indonesia. Pada Juni 2026, Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia turun ke level kontraksi 46,9. Ini adalah level terendah sejak Juni 2025.

Search