Catatan Purbaya soal APBN Semester I: Pajak Tumbuh, Defisit Tetap Aman

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan APBN semester I-2026 mengalami defisit sebesar Rp196,5 triliun atau sekitar 0,76 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Defisit terjadi karena realisasi belanja negara mencapai Rp1.656 triliun, sedangkan pendapatan negara tercatat sebesar Rp1.459,4 triliun hingga akhir Juni 2026.

Kinerja pendapatan negara menunjukkan pertumbuhan yang kuat, dengan realisasi mencapai 46,3 persen dari target APBN dan meningkat sekitar 21,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perbaikan penerimaan, terutama dari sektor perpajakan, menjadi salah satu penopang utama kinerja fiskal pada semester pertama 2026.

Purbaya menegaskan bahwa posisi defisit tersebut masih berada dalam batas aman dan terkendali. Pemerintah tetap menjaga pengelolaan fiskal agar defisit APBN sepanjang 2026 tidak melampaui batas 3 persen terhadap PDB, meskipun terdapat peningkatan belanja untuk mendukung berbagai program pemerintah dan prioritas pembangunan nasional.

Search