Gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa kini bukan lagi sekadar fenomena cuaca musiman, melainkan telah bertransformasi menjadi risiko makroekonomi struktural yang nyata. Lonjakan suhu ini mulai membebani aktivitas investasi, menurunkan produktivitas kerja, hingga mengancam pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) di sejumlah negara maju, khususnya Jerman sebagai motor ekonomi terbesar di kawasan tersebut.
