MSCI Soroti Pasar Modal RI: Transparansi dan Saham Gorengan Jadi Isu

MSCI dalam Global Market Accessibility Review Juni 2026 memberi catatan terhadap pasar modal Indonesia, khususnya pada dua aspek yang mendapat penilaian minus, yaitu Foreign Exchange Market Liberalization dan Information Flow. Meski begitu, mayoritas indikator lain masih mendapat penilaian positif, sehingga posisi Indonesia sebagai Emerging Market dinilai tetap relatif kuat.

Isu utama yang disoroti adalah dugaan coordinated trading atau perdagangan terkoordinasi pada sejumlah saham, yang kerap disebut sebagai praktik “saham gorengan”. Praktik ini dinilai dapat mengganggu pembentukan harga wajar, menurunkan transparansi, serta memengaruhi persepsi investor institusi global terhadap integritas pasar modal Indonesia.

Namun, penurunan penilaian MSCI tersebut dinilai belum menjadi ancaman serius bagi daya tarik investasi Indonesia. Pasar modal domestik masih dianggap menarik karena memiliki ukuran pasar besar, likuiditas memadai, dan prospek ekonomi yang kuat, meskipun regulator dan pelaku pasar tetap perlu memperbaiki kualitas keterbukaan informasi, integrasi pelaporan, serta akses informasi bagi investor global.

Search