Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Jakarta mendapat apresiasi dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) karena menghadirkan inovasi berupa SPMB Bersama dan SPMB Satuan Pendidikan Swasta Penerima Pendanaan Pendidikan. Melalui kedua jalur tersebut, peserta didik yang lolos seleksi dapat memperoleh pembiayaan pendidikan secara penuh hingga lulus dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. FSGI juga menilai penyelenggaraan SPMB Jakarta semakin tertata di setiap jalur dan jenjang pendidikan.
FSGI menyebut tidak menemukan kendala pada sistem maupun aplikasi SPMB Jakarta 2026. Hal itu didukung oleh strategi Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang mengatur jadwal pendaftaran secara bertahap, membuka posko layanan dan kanal pengaduan yang mudah diakses, serta menyediakan layanan informasi melalui siaran langsung TikTok di tingkat kota dan kabupaten. Selain itu, kolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) membantu menyelesaikan persoalan sinkronisasi data kependudukan para pendaftar.
Menurut FSGI, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta bersama jajarannya secara rutin menggelar rapat koordinasi dengan seluruh posko SPMB di tingkat kota dan kabupaten untuk membahas layanan, kendala, serta inovasi yang dilakukan. Koordinasi yang bahkan dapat berlangsung dua kali sehari tersebut dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan. Saat ini pengumuman SPMB Bersama dan jalur reguler telah dilakukan, sementara peserta yang belum memperoleh kuota masih dapat memantau ketersediaan kursi melalui laman resmi SPMB.
